Senin, 11 Juli 2011

BAWANG PUTIH


BAWANG PUTIH






a. Klasifikasi Bawang Putih
Bawang putih adalah tanaman umum dengan akar berwarna putih berbentuk umbi lapis, serupa dengan bawang merah. Nama ilmiah adalah Allium sativum, dan tanaman ini adalah bagian dari familia Liliaceae (Lili).
Bawang putih merupakan herba semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari.
Bawang putih dipakai baik untuk masakan maupun sebagai tanaman obat.
Bawang mentah penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir atau angur.

Klasifikasi bawang putih, yaitu :

Divisio : Spermatophyta
Sub divisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Liliales
Suku : Liliaceae
Marga : Allium
Jenis : Allium sativum
Nama umum : bawang putih
Nama daerah :
·         Sumatera : bawang putih (Melayu), lasun (Aceh), dasun (Minangkabau), lasuna (Batak), bacong landak (Lampung).
·         Jawa : bawang bodas (Sunda), bawang (Jawa), babang pole (Madura).
·         Kalimantan : bawang kasihong (Dayak).
·         Sulawesi : lasuna kebo (Makasar), lasuna pote (Bugis), pia moputi (Gorontalo).
·         Nusa Tenggara : Incuna.
b. zat yang terkandung dalam bawang putih
1.       Kalsium : bersifat menenangkan sehingga cocok sebagai pencegah hipertensi.
2.       Saltivine : bisa mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan sel saraf.
3.       Diallysulfide, alilpropil-disulfida : anti cacing.
4.       Belerang
5.       Protein
6.       Lemak
7.       Fosfor
8.       Besi
9.       Vitamin A, B1 dan C.
c. manfaat & khasiat bawang putih
a. Bawang putih  Flu dan Batuk.
Kandungan sulfur yang terkandung dalam bawang putih membuatnya memiliki bau dan rasa yang khas dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, yang membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir.
Caranya, anda dapat mencampurkan bawang putih kedalam masakan atau dapat dijadikan sebagai minuman dengan mencampurkannya kedalam teh/susu, terlebih dahulu memarkan bawang putih, campurkan kedalam susu/teh panaskan ± 1-2 menit, minum hangat-hangat.

b. Bawang Putih dan Kolesterol
Sekarang ada lebih dari 12 studi yang dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa bawang putih dalam berbagai bentuk dapat menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bawang ini dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung. Salah satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa bawang putih merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawatan.
c. Bawang Putih dan Kanker
Bawang juga mempunyai kandungan untuk memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun, termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker beberapa penelitian epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar. Untuk memastikan bahwa anda akan mendapatkan hasil yang maksimal, peneliti dari Penn State Unipersity merekomendasikan untuk membiarkan dulu potongan atau tumbukan bawang selama paling sedikit 10 menit, memberi waktu bawang itu membentuk kandungan-kandungan yang membantu memerangi kanker.
d. Bawang Putih dan Kehamilan
Riset terbaru menunjukkan bahwa menkonsumsi bawang putih selama kehamilan mengurangi resiko komplikasi kehamilan pre-eclampsia (meningkatkan tekanan darah kandungan protein dalam urine). Studi–studi juga mengungkapkan bahwa bawang putih juga membantu menaikkan lambatnya berat badan bayi yang terlalu kecil. Riset dilakukan oleh Dr. D. Sooranna, Ms J. Hirani dan Dr. I Das di Academic Department of Obsterrics dan Gynaecology, Chelsea dan Westminster Hospital in London UK. Mereka menyimpulkan bahwa walaupun pre-eclampsia dan kelambatan pertumbuhan merupakan kondisi yang kompleks, mengkonsumsi tablet bawang putih secara standar selama masa kehamilan dapat mengurangi kemungkinan–kemungkinan komplikasi pada kelahiran. Mereka memfokuskan pada kelambatan pertumbuhan pada bayi dan pre-eclampsia, kondisi yang sangat berbahaya bagi ibu dan anak yang terjadi pada kira–kira satu diantara sepuluh kehamilan.

Eksperimen menunjukkan bahwa menambahkan ekstrak bawang putih pada sel–sel plasenta yang kemungkinan menderita kondisi–kondisi tersebut terbukti dapat menstimulasi pertumbuhan. Lebih jauh lagi, kegiatan enzim–enzim penting yang berkurang pada kehamilan tidak normal juga sangat meningkat dengan diberikannya bawang putih.


e. Sebagai Penyembuh Wasir
Pertama bersihkan dulu daerah anus dan sekitarnya dengan air hangat dan sabun, oleskan jus/beberapa siung bawang putih yang sudah dimemarkan sebanyak 3-5 kali pada anus yang telah dibersihkan, tunggu beberapa menit lalu bersihkan.
f. Meningkatkan Stamina
Setelah dikaji secara mendalam, ternyata bawang putih dapat menjadi sumber stamina dan kekuatan fisik yang tinggi. Walaupun sebelumnya mereka jarang sekali sakit, tiba-tiba mereka mudah terserang flu, orang – orang seperti inilah yang terutama membutuhkan daya pembangun stamina yang terdapat di bawang putih. Orang-orang yang mudah lelah seharusnya menambah stamina mereka dengan makan sedikit bawang putih setiap hari dalam jangka waktu yang lama. Caranya, bisa kita campurkan dalam olahan masakan kita dan menelannya.
g. Mengontrol Gejala Diabetes
Diabetes mellitus adalah suatu penyakit bawaan (penyakit kronik) yang ditandai oleh tak cukupnya insulin di dalam tubuh, sebagai akibat kelebihan gula di dalam darah dan urine, serta kelaparan yang hebat dan kehausan.
Orang yang sudah terdiagnosa diabetes harus pandai-pandai mengontrol makanan yang ia konsumsi karena diabetes tidak bisa disembuhkan.
Penderitanya selalu ingin makan yang manis-manis, dan walaupun ia suka makan yang manis-manis dan makanan lainnya, berat badan cenderung berkurang. Gejala utamanya, menurunnya daya tahan tubuh terhadap kuman dan bakteri gangguan kulit serta berkurangnya gairah seksual, penyakit usus dan pembuluh darah.

g. Bawang Putih Mampu Cegah Rematik


Osteoarthritis merupakan sejenis penyakit rematik yang menyerang persendian terutama di darah lutut, panggul dan tulang belakang. Risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, meski banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti berat badan dan pola makan.
Namun untuk mencegahnya, banyak cara yang bisa dilakukan termasuk olahraga dan menerapkan gaya hidup sehat. Diet atau pengaturan pola makan juga cukup efektif mencegah osteoarthritis saat memasuki usia lanjut.
Salah satu jenis makanan yang disarankan adalah bawang putih, bumbu dapur yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Sebuah penelitian membuktikan, perempuan yang banyak mengonsumsi bawang putih jarang terkena osteoarthritis.
Penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli dari King College dan University of East Angelia di Inggris baru-baru ini. Dengan didanai Arthritis Research Britain, penelitian itu melibatkan sekitar 1.000 perempuan yang belum pernah terkena osteoarthritis.
Pemeriksaan dengan sinar X menujukkan, perempuan yang banyak mengonsumsi bawang putih punya struktur tulang yang lebih baik. Pemilik tulang dan persendian yang sehat punya risiko lebih rendah untuk mengalami ostroarthritis di kemudian hari.
Peneliti juga mengungkap, kandungan senyawa Diallyl disulfida dalam bawang putih mampu mencegah kerusakan sendi. Dikutip dari Healthday, Selasa (21/12/2010), senyawa tersebut menghambat pelepasan enzim perusak kartilago atau tulang rawan yang membungkus persendian. (Detik.com)


Selalin itu ada beberapa manfaat lainnya dari bawang puti, seperti :
1.       Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan
2.       Membantu menghambat proses penuaan. Menghambat pertumbuhan sel kanker.
3.       Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.
4.       Mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.
5.       Menyembuhkan tekanan darah tinggi
6.       Meringankan tukak lambung
7.       Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh
8.       Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.
9.       Membantu menambahkan nafsu makan apabila dimakan mentah
10.    Mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.
E. Pengaruh Pemakaian Bawang Putih
Akibat mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak membuat napas kita menjadi bau, untuk menghilangjkannya kita dapat melakukan cara –cara berikut ini :

1. Meminum air teh kental atau kopi setelah mengkonsunsi bawang putih
2. Memakan kulit limau dengan cara dikunyah
3. Mengimbangi dengan makanan yang terbuat dari protein, hati, dan telor
4. Menggunakan bawang putih dengan cara direbus terlebih dahulu atau dijadikan acar

Dalam mengkonsumsi bawang putih sebaiknya tidak dimakan mentah, karena dapat mengganggu lambung. Oleh karena itu dianjurkan agar bawang putih terlebih dahulu direbus, digoreng, atau dipanggang dulu sebelum makan. Tetapi bawang putih tidak boleh digunakan dalam bentuk apapun sewaktu terdapat serangan penyakit di bagian perut dan usus besar.